Peran Teknik Kimia dalam Bidang Lingkungan

Semakin maraknya kasus pencemaran lingkungan yang terjadi dewasa ini membuat bidang lingkungan menjadi satu isu global tersendiri. Kepedulian dan kesadaran yang semakin meningkat membuat masyarakat sebagai konsumen menuntut haknya atas kualitas lingkungan hidup yang baik. Isu lingkungan saat ini sudah menyentuh berbagai aspek kehidupan, termasuk juga industri. Pada dasarnya isu lingkungan bukan merupakan aspek utama dalam kegiatan industri, namun jika aspek lingkungan ini bermasalah maka akan berdampak besar bagi industri itu sendiri, seperti tidak dapat menjual dan mengekspor produknya, bahkan bisa berakibat penghentian operasional industri tersebut secara paksa oleh Pemerintah.

Sebagai bidang ilmu yang berkaitan erat dengan industri, teknik kimia memiliki peran penting dalam upaya menjaga kelestarian lingkungan. Secara sempit, peran teknik kimia dalam bidang lingkungan akan langsung diasosiasikan dengan lingkup pengelolaan limbah, khususnya pada pengolahannya, karena memang area inilah yang paling identik dengan aplikasi teknik kimia dalam bidang lingkungan. Contoh nyatanya adalah pada pengoperasian unit IPAL di industri yang umumnya dipegang oleh para insinyur kimia. Namun sebenarnya peran teknik kimia dalam bidang lingkungan lebih luas dari itu. Seiring dengan meningkatnya kesadaran masyarakat akan perlindungan lingkungan, saat ini lingkup pengelolaan limbah juga melibatkan upaya pengurangan timbulan limbah. Oleh sebab itu, dengan pengetahuan dan keahlian rekayasa proses yang dimilikinya, insinyur kimia seharusnya mampu memodifikasi suatu proses produksi sehingga berjalan lebih optimal dan menghasilkan sesedikit mungkin timbulan limbah, serta menghasilkan produk yang ramah lingkungan dan bernilai tinggi bagi masyarakat.

Untuk dapat berkiprah dan berprofesi dalam bidang lingkungan dengan baik, tentu saja insinyur kimia harus memiliki pengetahuan yang komprehensif dalam bidang teknis. Ilmu kimia, neraca massa dan energi, kinetika, termodinamika, unit operasi dan unit proses adalah modal dasar bagi insinyur kimia dalam menjalankan profesinya dalam bidang apapun, termasuk bidang lingkungan. Di sisi lain, karena dampaknya yang sangat luas, maka segala kegiatan yang dilakukan oleh industri yang terkait dengan lingkungan diatur ketat oleh regulasi. Regulasi di bidang lingkungan inipun sangat dinamis sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta isu lingkungan, baik di dalam maupun luar negeri. Oleh sebab itu, insinyur kimia juga harus memiliki pengetahuan yang baik tentang regulasi lingkungan dan perkembangannya.

About Muhammad Yusuf Firdaus

Board Certified Professional Chemical Engineer | Scientist | Hazardous Waste Specialist

Posted on July 21, 2016, in Chemical Engineering and tagged . Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: